Apa penyebab kulit kepala gatal? Penting untuk diketahui supaya Anda bisa mengatasi dengan tepat dan cepat. Penyebab kulit kepala gatal, antara lain ketombe, kurap, kutu, alergi, dermatitis seboroik dan psoriasis.
Kulit kepala gatal perlu segera diatasi agar tidak makin parah. Misalnya bisa membuat rambut rontok, infeksi, rambut patah, dan kerusakan kulit. Lebih dari 70% penduduk Indonesia pernah menderita kulit kepala gatal.
Lantas, penyebab kulit kepala gatal terbanyak apa? Yang bisa menular penyakit apa? Obat apa saja yang terbaik? Yuk terus baca artikel ini sampai selesai.

Apa Saja Penyebab Kulit Kepala Gatal?
Dari 7 penyebab kulit kepala gatal, terbanyak adalah ketombe. Sebagian besar penderita ketombe adalah pria.
Sementara, yang perlu lebih diwaspadai adalah kurap. Sebab, penyakit kurap bisa menular.
1. Ketombe Penyebab Kulit Kepala Gatal Terbanyak
Penyebab kulit kepala gatal pertama adalah ketombe. Ini kejadian paling banyak. Penderita usia 20 – 50 tahun. Ketombe muncul akibat jamur malassezia yang berlebihan.
Jamur makan minyak alami di kulit kepala sehingga kulit kepala mengelupas.
Kulit kepala mengelupas itulah ketombe. Bentuknya serpihan putih dan menempel di rambut atau jatuh ke baju bagian belakang atas.
Tetapi ketombe juga bisa disebabkan oleh kulit kepala kering, kebersihan rambut dan kulit kepala yang kurang atau iritasi.
Baca Juga: 14 Cara Menghilangkan Ketombe Berkerak
2. Kurap Bisa Bikin Rambut Rontok
Kurap atau tinea capitis juga bisa jadi penyebab kulit kepala gatal. Infeksi jamur ini dapat menyebabkan kulit kepala bersisik, rambut rontok sampai rambut botak
Gangguan kurap bisa menular. Terutama pada anak usia sekolah dan orang yang sering berkeringat.
Infeksi kurap bisa parah jika tidak segera diobati. Bisa menyebabkan radang hebat, bernanah, dan botak permanen.
3. Kutu Rambut, Rasa Gatalnya Sangat Mengganggu
Penyebab kulit kepala gatal lainnya adalah kutu rambut. Rasa gatal yang ditimbulkan sangat mengganggu. Terkadang di kulit kepala terasa ada binatang yang berjalan atau merayap.
Kutu adalah parasit yang hidup di kulit kepala. Kebanyakan kutu menghinggapi rambut anak usia 3 – 11 tahun. Tetapi orang dewasa juga bisa terkena kutu rambut.
4. Reaksi terhadap Bahan dalam Shampoo (Alergi)
Kulit kepala gatal juga bisa terjadi akibat reaksi alergi terhadap bahan yang terkandung di dalam shampo, kondisioner atau produk perawatan rambut lainnya.
Catat produk perawatan rambut yang mengakibatkan reaksi alergi. Misalnya mengandung bahan pengawet, pewangi, atau sulfat.
Lalu, ganti dengan produk lain yang cocok dengan kulit kepala Anda.
Kulit kepala Anda juga bisa gatal akibat cara mencuci rambut tidak benar.
5. Dermatitis Seboroik Bikin Kulit Kepala Berkerak
Ada juga penyebab kulit kepala gatal bernama dermatitis seboroik. Tandanya, kulit kepala sering terasa gatal, bersisik, berketombe parah (kulit kepala berkerak), dan berwarna kemerahan.
Ada beberapa faktor yang membuat seseorang terkena dermatitis seboroik. Antara lain pertumbuhan rambut berlebihan, faktor keturunan (genetik), kulit kepala berminyak, atau kadar hormon meningkat.
Baca Juga: 5 Obat Seboroik yang Aman dan Efektif

6. Dermatitis Kontak Akibat Sering Mengecat Rambut
Selain dermatitis seboroik, ada juga dermatitis kontak. Penyebab gangguan kesehatan kulit kepala ini antara lain Anda sering mengecat rambut.
Zat kimia dalam cat rambut yang menyebabkan alergi di kulit kepala.
Tetapi dermatitis kontak juga bisa terjadi ketika ada peradangan di kulit kepala akibat paparan zat tertentu yang mengakibatkan iritasi dan reaksi alergi.
Kandungan zat kimia pada shampo, serum rambut, kondisioner, dan hair tonic juga dapat mengakibatkan alergi dan menyebabkan dermatitis kontak.
7. Psoriasis, Penyakit Kulit Kronis
.Psoriasis juga menyebabkan kulit kepala gatal. Penyakit kulit kronis (jangka panjang) dan autoimun ini terjadi saat sel-sel kulit tumbuh terlalu cepat. Maka muncullah bercak tebal dan kemerahan.
Selain di kulit kepala, penyakit psoriasis juga bisa terjadi di siku, lutut, dan leher bagian belakang.
Psoriasis bisa menyebabkan adanya ketombe di batang rambut, kulit kepala kering atau bercak kemerahan yang tebal. Jika Anda angkat akan berdarah.
Bercak psoriasis bisa menyebar hingga keluar garis rambut, dan menimbulkan rasa sakit atau kulit kepala gatal.
Obat Kulit Kepala Gatal

Anda bisa menggunakan obat untuk mengatasi kulit kepala gatal. Obat kulit kepala gatal apa saja yang terbaik? Anda bisa pilih obat kulit kepala gatal di apotik, shampoo kulit kepala gatal, krim antijamur, sisir serit dan cuka apel.
A. Obat Kulit Kepala Gatal di Apotik
Misalnya Cetirizine, Hydrocortisone Cream, Orphen, Diprosalic Salep, Caladine Lotion, Herocyn Bedak Kulit , dsb.
Bentuk obat kulit kepala gatal beragam. Ada tablet, krim, salep, obat oles, dan bedak. Silakan memilih obat gatal mana yang cocok dengan kondisi penyakit gatal Anda.
B. Shampoo Kulit Kepala Gatal
Shampoo kulit kepala gatal, pilih shampo yang mengandung salicylic acid, selenium sulfide, atau zinc pyrithione.
Produk shampoo terbaik, misalnya Head & Shoulders Itch Care, Clear Complete Soft Care Shampoo, TRESemme Scalp Care Shampoo, Dove Scalp Strength Ritual Shampoo.
Baca: 12 Shampo Anti Ketombe dan Rasa Gatal
C. Krim Anti-Jamur
Krim antijamur, misalnya Fungiderm. Yaitu salep yang mengandung clotrimazole. Bisa mengatasi infeksi jamur di kulit kepala.
Nizoral Cream, krim yang mengandung ketoconazole dan efektif untuk mengobati infeksi jamur. Atau pilih New Astar Cream atau Canasten.
D. Gunakan Sisir Serit
Anda juga bisa mengatasi kulit kepala gatal akibat kutu dengan menggunakan sisir serit. Penggunaan sisir ini bisa mengangkat semua kutu sekaligus telurnya yang menempel di rambut.
E. Cuka Apel
Anda juga bisa mengatasi rasa gatal di kulit kepala dengan cuka apel. Terutama yang disebabkan oleh kulit kering dan ketombe. Cuka apel mengandung antibakteri, antiradang, dan antijamur.
Cara menggunakan cuka sari apel, silakan mengencerkan beberapa sendok dengan air. Lalu oleskan ke kulit kepala dan rambut. Tetapi Anda harus keramas dulu. Akhiri dengan bilas.#KulitKepala (Diperbarui 23 Januari 2026)..



